Apa Perbedaan Antara Flow Meter SHM dan Flow Meter Konvensional ?

Dalam dunia industri, pengukuran aliran (flow measurement) adalah anggota yang terlalu penting dalam memantau dan mengontrol sistem produksi. Salah satu perangkat yang digunakan untuk mengukur aliran adalah flow meter.

Saat ini, ada dua model utama flow mtr. yang kerap digunakan, yaitu flow mtr. konvensional dan flow mtr. SHM (Smart Hydro Metering).

Kedua model ini punya perbedaan signifikan dalam perihal teknologi, keandalan, dan kemampuan pengukuran.

 Artikel ini akan membahas perbedaan pada flow mtr. SHM dan flow mtr. konvensional, dan juga keuntungan mengfungsikan flow mtr. SHM untuk aplikasi industri.

Perbedaan Teknologi

Salah satu perbedaan utama pada flow mtr. SHM dan flow mtr. konvensional terdapat terhadap teknologi yang digunakan. Flow mtr. konvensional biasanya mengfungsikan teknologi mekanik, layaknya roda air atau pelampung, untuk mengukur aliran.

Sementara itu, flow mtr. SHM mengfungsikan teknologi yang lebih canggih, layaknya sensor elektronik dan mikroprosesor, yang amat mungkin pengukuran yang lebih akurat dan presisi.

Keandalan Pengukuran

Keandalan pengukuran termasuk jadi perbedaan penting pada ke-2 model flow mtr. ini. Flow mtr. konvensional cenderung lebih rentan terhadap rusaknya karena komponen mekanisnya yang rentan aus atau terbujuk oleh keadaan lingkungan.

Di segi lain, flow mtr. SHM punya tingkat keandalan yang lebih tinggi karena mengfungsikan sensor elektronik yang lebih tahan lama dan stabil dalam berbagai keadaan operasional.

Kemampuan Monitoring dan Pengendalian

Flow mtr. SHM termasuk punya kelebihan dalam kemampuan monitoring dan pengendalian. Dengan fitur-fitur layaknya koneksi internet dan sensor-sensor yang terhubung, flow mtr. SHM amat mungkin pengguna untuk memantau aliran secara real-time dari jarak jauh dan mengontrol sistem mengolah secara efisien.

Keuntungan Menggunakan Flow Meter SHM

Terdapat sebagian keuntungan yang bisa diperoleh dengan mengfungsikan flow mtr. SHM dibandingkan dengan flow mtr. konvensional.

Pertama, flow mtr. SHM bisa beri tambahan pengukuran yang lebih akurat dan terus-menerus karena teknologi sensor elektronik yang digunakan.

Kedua, flow meter SHM punya usia mengfungsikan yang lebih panjang dan memerlukan lebih sedikit perawatan dibandingkan dengan flow mtr. konvensional. Ketiga, flow meter SHM punya fitur-fitur cerdas yang amat mungkin pengguna untuk memantau dan mengontrol aliran secara lebih efisien.

Dalam menentukan flow meter untuk aplikasi industri, penting untuk pertimbangkan perbedaan pada flow mtr. SHM dan flow mtr. konvensional.

Meskipun flow meter SHM barangkali punya cost awal yang lebih tinggi, tetapi keuntungan dalam perihal akurasi, keandalan, dan kemampuan monitoring dan pengendalian membuatnya jadi pilihan yang lebih baik dalam jangka panjang.

 PT. Gajah Unggul Pratama bisa pertimbangkan untuk mengfungsikan Flow Meter Tokico untuk tingkatkan efisiensi dan kualitas pengukuran aliran dalam sistem mengolah mereka.